Aplikasi WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang banyak
dipasang pengguna smartphone, mulai dari anak sekolah hingga pekerja kantoran.
Banyak kemudahan yang bisa dilakukan dengan aplikasi yang satu ini.
Kita bisa mengirim pesan hingga dokumen, yang biasa dilakukan di email.
Maka tidak heran, jika banyak sekali modus penipuan yang mengatasnamakan
WhatsApp. Bahkan, banyak yang masih mengira jika aplikasi yang satu ini
berbayar.
Memang sejak pertama kali kemunculannya, pengguna diharapkan
membayar sekitar Rp.13 ribu pertahun. Namun kini sudah tidak lagi, layanan ini
sudah menggratiskan aplikasinya. Kini, muncul lagi sebuah penipuan yang bisa
mengambil uang Anda.
Dikutip dari mirror.co.uk, pada akhir tahun lalu, banyak pengguna menerima pesan yang menyatakan bahwa WhatsApp akan "mengenakan biaya" pada tanggal 1 Januari 2017.
Pesan ini kemudian menawarkan solusi, dengan cukup meneruskan pesan ke 10 kontak lainnya agar terhindar dari biaya "0,01 sen per pesan".
Penipuan ini menargetkan pengguna yang tidak aktif dan mengklaim bahwa saat penggunanya akan meneruskan pesan ke 10 orang teman mereka di WhatsApp.
Kini muncul lagi penipuan lain, berusaha memancing pengguna WhatsApp untuk mengklik tautan berbahaya dengan janji akan diberikan voucher Sainsbury senilai £ 100.
Tanggapan WhatsApp terhadap penipuan semacam itu jelas, memberi tahu pengguna tentang bagaimana melakukan tindakan: "Kami selalu menyarankan Anda untuk memblokir pengirim, mengabaikan pesan dan menghapusnya."
Untuk referensi di masa depan, pihak WhatsApp mmenjelaskan pesan yang berisi penipuan:
Dikutip dari mirror.co.uk, pada akhir tahun lalu, banyak pengguna menerima pesan yang menyatakan bahwa WhatsApp akan "mengenakan biaya" pada tanggal 1 Januari 2017.
Pesan ini kemudian menawarkan solusi, dengan cukup meneruskan pesan ke 10 kontak lainnya agar terhindar dari biaya "0,01 sen per pesan".
Penipuan ini menargetkan pengguna yang tidak aktif dan mengklaim bahwa saat penggunanya akan meneruskan pesan ke 10 orang teman mereka di WhatsApp.
Kini muncul lagi penipuan lain, berusaha memancing pengguna WhatsApp untuk mengklik tautan berbahaya dengan janji akan diberikan voucher Sainsbury senilai £ 100.
Tanggapan WhatsApp terhadap penipuan semacam itu jelas, memberi tahu pengguna tentang bagaimana melakukan tindakan: "Kami selalu menyarankan Anda untuk memblokir pengirim, mengabaikan pesan dan menghapusnya."
Untuk referensi di masa depan, pihak WhatsApp mmenjelaskan pesan yang berisi penipuan:
·
Pengirim mengaku berafiliasi dengan WhatsApp.
·
Isi pesan berisi instruksi untuk meneruskan pesan.
·
Pesan tersebut mengklaim bahwa Anda dapat menghindari hukuman,
seperti penangguhan akun, jika Anda meneruskan pesan.
·
Konten pesan mencakup hadiah baik dari pihak lain atau dari
WhatsApp.
Jika ada pesan seperti itu, maka jangan pernah membukanya. Dan lakukan
tindakan seperti di atas.
WhatsApp Bisa Ambil Uang Anda Penipuan Modus Baru
4/
5
Oleh
Unknown

